Tuesday, April 3, 2007

Seberapa nilai sebuah cinta ?

Ketika aku berjalan sendiri menelusuri suatu negeri, Indah, Damai, dan mungkin masih alami. Seketika aku disapa oleh putra ombak, kemudian akupun ditanyaolehnya perihal cinta.

"Seberapa Luaskah Samudera Cinta Sahabatku......................................................?"

Aku menjawab : Cinta hanya seluas pandangan mata, namun jika kau benar-benar mambuka mata, kau akan melihat cinta lebih luas dari tujuh lapis pawana ^^ .
sang putra ombak puas dengan jawabanku lalu pergi menghilang begitu saja. Akupun beristirahat sejenak dan meneguk setetes air dari belahan daun yg ada tepat diatas kepala.
Kuteruskan kembali perjalananku pada pagi itu. Lalu serta merta lg kutemui puteri burung bul-bul yang bernyanyi indah. Ia pun berhenti berhenti bernyanyi dan mulai menyapaku dengan sebuah tanya.

"Seindah apakah alunannya irama cinta....................................................................?"

Aku menjawab : Cinta hanya terdengar sekejap lalu saja, namun bilakau benar-benar membuka telinga, kau akan mendengar cinta menggema sampai di istana surga yang dilantunkan sukacita oleh putri mahadewa. Dan tanpa jeda, datang pula pangeran angin menambahkan pertanyaan padaku.

"Dan menurutmu sehalus dan selembut apakah cinta itu.......................................?"

Aku menjawab : Cinta sehalus kulit, tak lebih dari bulu domba atau angsa, namun bila kau benar-benar membuka rasa, kau akan merasa bahwa dia lebih halus dari sutra, bahkan belaian awan diangkasa.
Dalam lelah menghadapi semua tanya aku duduk sebentar, sambil menatap angkasa. indahnya langit biru, tapi tiba aku terkesima datang lagi Perikebijaksanaan dalam senyum kepadaku dan berkata :

"Seindah apakah budi pekerti cinta bagi manusia....................................................?"

Kujawab : Cinta hanya pengganggu jiwa bagi manusia yg membencinya, namun kelak bila benar-benar membuka pintu hati, kau akan mengerti bahwa cinta membimbing manusia mencari atau menemukan kembali jati dirinya, menuntun manusia ke taman indahnya, dan mengajarkan manusia apa yg tidak diketahuinya, hingga manusia menyadari bahwasanya hidupnya adalah cinta............., dan cinta adalah bagian hidupnya............. .
Sang peri berkata lagi,
"Terima kasih padamu.................................................., Akulah cinta itu ^^ ............."
"dan aku akan segera datang padamu ......................................................................................."
pun berlalu dan membawa kembali senyum manisnya entah menuju kemana. Menghilang dari hadapanku, dan meninggalkan seberekas cahya menerang. Cahaya silau yang membuat mataku terpejam dan tak mau terbuka. Hingga cahya itu sirna, aku mulai perlahan membuka kembali mata.........
dan kudapati pagiku di dunia nyata setelah seharian berada dalam mimpi indah yg maya. Segera aku Terjaga dan bangkit mencari sesuatu yg telah menungguku,

~Sekiranya sampai nanti itulah cinta ^^~

1 comment:

jemiro said...

Cinta ya ??
sesuatu yang nyata tapi tidak nyata, sesuatu yang menyenangkan tapi membingungkan :)
ga ada habisnya kalau bahas cinta :) cukup dirasa :)

KOMENTAR TERAKHIR