Sunday, December 7, 2008

Aku Cemburui Dia

@};--@};--@};--@};--@};--@};--@};--@};--@};--@};--@};--@};--@};--

Oh tuhan,
Dia sangat menyayangi gadis itu

Maka aku bisa apa?


Aku tahu dia berjanji setia sama seperti dalam hatiku
dan dia telah buktikan itu sebelum aku
Apa gunannya aku?

Aku lihat senyum dia menusuk gadis itu lebih dalam
sementara tatapku walau terasa tergetar waktu itu
hanya sepintas lalu
Apalah daya tarikku?

Aku beri setangkai mawar,
Dia mempaketkan buket tak hanya mawar
krisan, lily, lalu sedap malam
Apa berharganya berianku?

Oh tuhan,
Haruskah aku menyerah, merelakan gadis itu?
Sementara aku sangat menginginkan
setidaknya bila bukan raganya, cukup hati saja
tapi tuhan,
bahkan kau paling tahu
hatinya pun bukan padaku
apa cinta ini hanya cukup sampai mati
bertepuk di tanganku sendiri?

Oh tuhan,
aku masih saja mengingat gadis itu
tapi kuyakin dia mengingat lebih persis daripada cuma khayalku
Aku kalah rindu

Oh tuhan,
aku mengadu padamu dengan malu
karena mungkin sedari dulu dia senantiasa mendoakan mereka berdua

Aku baru mulai menangisi gadis itu
smenetara dia sudah berhabis darah untuknya
Apalah arti pengorbananku?


Tuhan,
aku cemburu

benar-benar cemburu

dia dia dia

dan dia selalu lebih daripada aku

apa dayaku?

aku kalah telak

Adakah kau ciptakan lagi yang serupa dengan gadis itu untukku?

agar aku tak jadi benalu diantara mereka


Aku tak mau mendoa di mati dan gadis itu beralih padaku
karena mungkin gadis itu tak perlu pertimbangan kedua untuk menyusul dia

dan kalau sampai aku melihatnya terjadi ya tuhan,

tanpa dirinya aku tak sanggup jua hidup sendirian


Tuhan,
aku bingung,

aku bingung. bingung!

aku hanya menanti suatu kesalahan dari dia

yang tak termaafkan di hati gadis itu.


atau
Aku sedari awal telah melakukan kesalahan???


@};--@};--@};--@};--@};--@};--@};--@};--@};--@};--@};--@};--@};--

No comments:

KOMENTAR TERAKHIR