Saturday, January 17, 2009

Introspeksi bencana negeri

Merenungi bencana dan kejahatan negeri


Kita mempertanyakan mengapa Allah swt membiarkan sesuatu yang sangat buruk terjadi kepada kita, bahkan ketika kita merasa bahwa kita sudah melakukan semua perintahnya. Kita mempertanyakan bencana, malapetaka, dan semua kejadian-kejadian lain yang seringkali terasa sangat kontradiktif dengan apa yang kita yakini tentang " Tuhan yang Mahabaik ".

Kita tidak mungkin memahami logika-Nya dengan logika kemanusiaan kita. Sebab jika kita bisa memahami Allah swt dengan keterbatasan kita yang sempit, lantas untuk apakah kita percaya kepada-Nya? Dan sebagaimana setiap yang dikhotbahkan dimana-mana, setiap inspirasi dari bencana, “Allah tidak pernah mencobai manusia melampaui batas kemampuannya.”

“ Tak mungkin Allah membiarkan kita dibantai tanpa belas kasihan. " Tuhan Maha Kuasa dan pasti memberi pertolongan. Kalau Dia membatasi diri-Nya hanya dengan melakukan apa-apa yang baik, Dia tidak bisa disebut maha kuasa ; itu berarti Dia hanya menguasai satu bagian alam semesta, satu bagian yaitu kebaikan dan ada orang lain yang lebih berkuasa atau juga berkuasa daripada-Nya, yang mengawasi dan menilai tindakan-tindakan-Nya. Kalau demikian halnya, aku memilih memuja orang yang lebih berkuasa itu.”

Apapun yang terjadi kembali lagi telah menjadi kehendaknya. Entah itu karena teguran, atau karena sesuatu yang bila dipikir sebagai kita manusia berada di luar jangkauan. Akan lebih bijak kalau kita mengingat apapun yang kita lakukan, Allah swt yang berhak menentukan. Allah swt maha mengatur, maha otoriter dan maha memimpin segalanya. Hanyalah mampu kita sekedar memohon, karena seperti janji-Nya, Kasih sayang-Nya melebihi kemurkaan-Nya. Siapa lagi yang mampu kita pegang janjinya dalam hidup dan di dunia ini selain Dia? Mungkin semua bencana seperti letusan gunung merapi, yang kelak akan menimbulkan lahan subur setelahnya. Wallahu a'lam bishawaf. Jangan tanyakan pada rumput yang bergoyang bila kau tak mengerti bahasa tumbuhan.



( hal. 17 The Fifth Mountain, Paulo coelho dengan penyelarasan seperlunya )

1 comment:

FLikZ said...

kata orang-orang HT (hizbut Tahrir) sih bencana diIndonesia sering terjadi karena Indonesia sendiri tidak bersyariatkan islam,oleh karena itu Allah SWT memberi peringatan kecil-kecilan...
wuiih..katanya sih gitu...

KOMENTAR TERAKHIR