Wednesday, April 22, 2009

Dulu, sekarang, dan nanti

Dulu, sekarang, dan nanti
@};--@};--@};--@};--@};--@};--@};--@};--@};--@};--

Dulu
dari tanganku,
terlahir ratusan kalimat merayu,
bila dilagukan pasti mendayu,
kuukir serapinya kata rindu
bebas, lepas, tak tahu malu

dulu
aku begitu sakti bermain-main riang dalam kata-kata serapah,
seolah semua sederhana dan mudah
sigap kucumbui tiap aksara
tidak resah atau bersalah

tapi
....

Sekarang
entah mengapa otakku buntu
Lidahku keluh.
langkahku ragu,
tulisan bercabang seribu
hatiku risau
benalu tumbuh di kepalaku

nanti
apa yang akan terjadi padaku,
lagi-lagi aku tak tahu

mungkinkah...
aku terlambat menjemputmu?
atau mungkin karena kau disitu,
telah mati dalam menantiku

@};--@};--@};--@};--@};--@};--@};--@};--@};--@};--

3 comments:

Rental mobil di Surabaya said...

nice blog.....
salam kenal :D

Pasang iklan baris tanpa daftar said...

wah puitis bgt nih.....
i love ur blog...
salam kenal ya......

Icas Khumainy said...

puisinya menarik....

lam kenal...

KOMENTAR TERAKHIR