Wednesday, January 27, 2010

Dilema Egoisitas Sosial Individual

Quote Today Clonning Confusius :
" Jika kamu hidup untuk menyenangkan orang lain, Semua orang mungkin akan menyukaimu, Tapi kau akan membenci dirimu sendiri "
" If you live to please other people, everybody may like you, but your are going to hate yourself " ( Si intentas agradarle a todo el mundo, vas a terminar detestándote)

Mungkin kau pribadi yang dibenci orang, tapi anehnya justru itu kamu bisa merasakan kesenangan sendiri, Kamu menyukai apa yang ada dalam hidupmu sendiri. Walau ya, orang lain merasakan sebaliknya. Hidupku bisa saja adalah hidupku, bukan hidupmu, bukan hidup orang lain. Kepekaan yang membuatnya mengenyampingkan kebahagiaan sendiri ketika di satu sisi orang lain atau disekitarnya menganggap itu penderitaan. Lalu pantaskah aku mengalah dan mengorbankan diriku sendiri? Apa Hak ku sendiri yang konon kita semua sebut "Ego" itu tak bisa diperjuangkan? Aku menghargai orang lain agar semua menghargaiku, Tapi pernahkah terbersit oleh semua apa yang kupikir ini, Tak bisakah Sebaliknya? Dan Lalu apa bedanya dengan menuruti orang lain, bukankah sama dengan memperjuangkan Ego orang lain pula? Apa bedanya aku dengan orang lain?. Apa memang hidup memang begitu? Semua berbicara pengorbanan?

Berbagi bahagia, tapi belum tentu bahagianya akan sama seperti masing-masing dirasa. Lagi-lagi manusia bukan hanya mahluk sosial, manusia juga individual, Untuk apa aku bekerja kalo hanya untuk memberi makan manusia lainnya?, atau maukah kamu memberiku makan sepanjang hidupku dengan sukarela? Singkat saja, Aku atau kamu yang mau menderita, begitu pula aku atau kamu yang mana yang mau bahagia. Apakah semua bisa dianggap sama, kita sama bisa bahagia atau kita sama menderita? apa dihatiku bahagia apa di hatimu terluka?

satu konsekuensi kecil dari kehidupan bersama. Tapi bilamana aku atau kamu hidup sendiri?. Janggal juga jadinya, Seolah tak ada pembanding rasa di dunia ini bila cuma ada aku satu objek satu subjek. Tak ada yang bisa disebut kebahagiaan bila sendiri tak tahu apa itu penderitaan. Tak ada yang bisa menyebut itu suatu kesenangan bila tak pernah ada perasaan yang lain apa yang disebut Kebencian.
Manusia bagai 2 sisi mata uang dimata manusia lainnya. 1 bagian baik, sisi yang lainnya buruk, atau dimata yang lain bisa sebaliknya. Tiap manusia mengecap rasa yang berbeda, tapi adakah yang menyatukannya yang mebuat semua rasa itu semua sama? Apa itu yang disebut cinta universal? Ada yang tahu apa itu Cinta universal?

1 comment:

nda said...

tu lha gunanya toleransi, tenggang rasa n tepa selira d antara makhluk hidup. coz emg pd dasar'y qta hidup tuwh sbg makhluk sosial n individu yg kadang salg membutuhkan dan kadang pula butuh untuk sendiri..yang kadang qta harus menolong orang lain tp kadang pula qta yg membutuhkan pertolongan dari orang lain..so,,it's balance kan??

KOMENTAR TERAKHIR