Sunday, January 31, 2010

Kegagalan adalah kekasih hati keberhasilan

Kegagalan adalah kekasih hatinya keberhasilan

" Hanya 1 yang membuat mimpi menjadi mustahil untuk diraih : Takut akan kegagalan "
Only one thing makes a dream impossible to achieve: the fear of failure / Sólo una cosa hace un sueño imposible: el miedo al fracaso ( quote from "The Alchemist", Paulo Coelho )

Rasa takut akan kegagalan membuat kita tidak berani mengambil langkah awal untuk memulai. " Gugur sebelum berperang " atau " Layu sebelum berkembang ". Bagai papan catur, bidak pun tak kunjung maju. Bila kita tidak punya keberanian untuk memulai, lalu bagaimana kita akan tahu apa kita berhasil ?

Meski bukan hal yang menyenangkan, kegagalan bukanlah suatu hal yang menyeramkan. Kegagalan adalah tiket menuju kesuksesan. Kegagalan adalah kunci, adalah pintu, dan adalah sebuah proses kehidupan. Kegagalan adalah daging kecil dari manusia yang tidak bisa dihindari dan terus menjadi bagian dari kehidupan manusia. Tak ada yang lepas darinya karena itu fitrah. Bagai dua sisi mata uang, gagal dan berhasil. Diperlukan jatuh untuk kita belajar berdiri dengan tegak, Begitu pula untuk berhasil, diperlukan suatu kegagalan yang indah. Ya, gagal itu indah. Gagal ada agar kita menghargai apa itu kesuksesan. Tanpa Gagal, tak ada rasa manis dan kenangan dalam keberhasilan. Untuk mendatangkan keberhasilan, maka rayulah dahulu kegagalan. Karena " Kegagalan adalah kekasih abadi keberhasilan " ( Junifarn ).

Mengapa kita terus gagal?
Berhenti menyalahkan diri sendiri, Petani yang bijak tidak menyalahkan cangkulnya bila gagal panen ( kutipan indah dari mantan Kepala SMA kami dulu Bpk Drs. Somat saat upacara bendera ), Begitu pula jangan salahkan lantai bila tak pandai menari. Mungkin keberhasilan akan mendatangimu pada kegagalanmu yang kesekian kalinya. Seperti apa yang terjadi pada orang besar terdahulu, Thomas Alva Edison. Beliau menjalani 999 kali percobaan yang semuanya gagal. Tapi dengan semangat pantang menyerah beliau tetap melakukan percobaannya yang ke 1000. Alhasil terciptalah lampu pijar yang kita gunakan saat ini. Bayangkan bila ia menyerah pada saat itu tanpa melakukan kali yang ke 1000 pasti saat ini kita akan tetap berada dalam kegelapan yang pekat gulita ketika malam. Percayalah " Keberhasilan pasti akan singgah pada mereka yang sudah kenal akrab dengan kegagalan, namun tetap terus mencoba dan melanjutkan. Karena kesuksesan itu bisa jadi 1 dari 999 kegagalan, atau 1 dari 99 , atau dari 9 atau malah hanya 1 dari 2 kemungkinan " ( Junifarn ). Maka cobalah, terus mencoba temukan keberhasilan itu, dan " jangan takut untuk gagal ". Kelak jika kamu telah sukses, jangan lupakan pula kegagalan. Bagaimanapun juga kamu patut berterimakasih padanya karena ia telah dengan sukarela mengajari dan menggurui kita semua. Kita yang mau menganggapnya sebagai hikmah.

No comments:

KOMENTAR TERAKHIR